{"id":11856,"date":"2026-06-30T01:52:44","date_gmt":"2026-06-30T01:52:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/?post_type=posts&#038;p=11856"},"modified":"2026-06-30T01:52:48","modified_gmt":"2026-06-30T01:52:48","slug":"overhead-crane-shackle-safety-and-selection-guide","status":"publish","type":"posts","link":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/posts\/overhead-crane-shackle-safety-and-selection-guide\/","title":{"rendered":"Panduan Keselamatan dan Pemilihan Belenggu Derek Atas \u2014 ISO 2415:2022 Jenis, Tingkat, dan 11 Aturan Keselamatan"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-rank-math-toc-block\" id=\"rank-math-toc\"><p>Daftar isi<\/p><nav><ul><li><a href=\"#1-overhead-crane-shackle-types-by-body-shape\">1. Jenis-Jenis Belenggu Derek Atas Berdasarkan Bentuk Badan<\/a><\/li><li><a href=\"#2-shackle-types-by-pin-configuration\">2. Jenis-Jenis Belenggu Berdasarkan Konfigurasi Pin<\/a><\/li><li><a href=\"#3-how-to-read-an-overhead-crane-shackle-designation\">3. Cara Membaca Penamaan Belenggu Derek Atas<\/a><\/li><li><a href=\"#4-marking-requirements\">4. Persyaratan Penilaian<\/a><\/li><li><a href=\"#5-the-11-overhead-crane-shackle-safety-rules-iso-2415-2022-annex-b\">5. 11 Aturan Keselamatan Belenggu Derek Atas \u2014 ISO 2415:2022 Lampiran B<\/a><ul><li><a href=\"#rule-1-pre-use-inspection\">Aturan 1 \u2014 Inspeksi Sebelum Penggunaan<\/a><\/li><li><a href=\"#rule-2-never-mix-pins-and-bodies\">Aturan 2 \u2014 Jangan Pernah Mencampur Pin dan Tubuh<\/a><\/li><li><a href=\"#rule-3-avoid-side-loading\">Aturan 3 \u2014 Hindari Pemuatan Samping<\/a><\/li><li><a href=\"#rule-4-two-leg-sling-connections-bow-shackle-only\">Aturan 4 \u2014 Sambungan Sling Dua Kaki: Hanya Belenggu Busur<\/a><\/li><li><a href=\"#rule-5-use-spacer-washers-not-welded-spacers\">Aturan 5 \u2014 Gunakan Ring Pengatur Jarak, Bukan Pengatur Jarak yang Dilas<\/a><\/li><li><a href=\"#rule-6-prevent-pin-rotation-under-load\">Aturan 6 \u2014 Mencegah Rotasi Pin di Bawah Beban<\/a><\/li><li><a href=\"#rule-7-avoid-unstable-load-configurations\">Aturan 7 \u2014 Hindari Konfigurasi Beban yang Tidak Stabil<\/a><\/li><li><a href=\"#rule-8-use-x-type-pins-for-critical-installations\">Aturan 8 \u2014 Gunakan Pin Tipe X untuk Instalasi Kritis<\/a><\/li><li><a href=\"#rule-9-temperature-derating\">Aturan 9 \u2014 Penurunan Daya Akibat Suhu<\/a><\/li><li><a href=\"#rule-10-chemical-exposure\">Aturan 10 \u2014 Paparan Bahan Kimia<\/a><\/li><li><a href=\"#rule-11-periodic-inspection-6-month-maximum\">Peraturan 11 \u2014 Inspeksi Berkala (Maksimal 6 Bulan)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#standards-referenced-query-of-chinese-crane-standards\">Standar yang Dirujuk (Permintaan Standar Derek Cina):<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n<p>Penjelasan tentang Keselamatan Belenggu Derek Atas dengan persyaratan ISO 2415:2022 dan GB\/T 25854. Pelajari jenis belenggu, perbedaan tingkatan, peringkat WLL, persyaratan penandaan, metode inspeksi, batas beban samping, penurunan peringkat suhu, dan 11 aturan keselamatan penting untuk memastikan pengangkatan derek atas yang aman dan praktik pemasangan yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<p>Belenggu adalah titik penghubung paling umum di mana pun <a href=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/full-form-eot-crane\/\">derek di atas kepala<\/a> Rakitan pengangkat \u2014 menghubungkan tali kawat ke sling, sling ke balok penyebar, dan balok penyebar ke kait derek. Ketika setiap sambungan di jalur beban bergantung pada badan baja tempa dan pin berulir, mendapatkan detail yang tepat bukanlah pilihan, melainkan keharusan.<\/p>\n\n\n\n<p>Konteks standar: Standar nasional Tiongkok saat ini GB\/T 25854-2010 identik dengan (IDT) ISO 2415:2004, yang menggunakan sistem tingkatan 4\/6\/8. ISO 2415:2022 menggantikannya dengan sistem tingkatan 6\/8\/10, menyesuaikan dimensi yang disukai dan persyaratan perlakuan panas, serta memasukkan aturan keselamatan belenggu langsung ke dalam standar sebagai Lampiran B. Belum ada revisi GB\/T 25854 yang terdaftar, sehingga baik standar Tiongkok saat ini (4\/6\/8) maupun ISO terbaru (6\/8\/10) dirujuk di sini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-overhead-crane-shackle-types-by-body-shape\">1. Jenis-Jenis Belenggu Derek Atas Berdasarkan Bentuk Badan<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1853\" height=\"849\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/1Overhead-Crane-Shackle-Types-by-Body-Shape.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-11849\" srcset=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/1Overhead-Crane-Shackle-Types-by-Body-Shape.png 1853w, https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/1Overhead-Crane-Shackle-Types-by-Body-Shape-1536x704.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1853px) 100vw, 1853px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Badan belenggu ditempa atau dicor dari baja paduan berkekuatan tinggi (baja karbon, baja tahan karat), dengan perlakuan permukaan termasuk galvanisasi celup panas, pelapisan bubuk, atau Dacromet untuk perlindungan korosi. Pin harus tetap pas dengan lubang badan belenggu.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th>Tipe<\/th><th>Desain<\/th><th>Terbaik untuk<\/th><th>Keterbatasan<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>Belenggu Busur (B)<\/strong><\/td><td>Tubuh lebar dan membulat<\/td><td>Beban multi-arah, offset sudut yang lebih besar, menghubungkan beberapa sling.<\/td><td>Rasio kekuatan terhadap berat sedikit lebih rendah daripada tipe D.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Dee Shackle (D)<\/strong><\/td><td>Sempit, sisinya lurus<\/td><td>Tarikan garis lurus, sambungan ujung tetap<\/td><td>Tidak dirancang untuk pemuatan samping.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Belenggu Datar<\/strong><\/td><td>Lebar penampang melintang jauh lebih besar daripada ketebalannya.<\/td><td>Ruang terbatas, pengangkatan beban ringan, rantai jangkar laut<\/td><td>Rentang kapasitas lebih rendah<\/td><\/tr><tr><td><strong>Bagian Bundar Bertonase Besar<\/strong><\/td><td>Penampang melingkar atau elips, diameter pin lebih tebal.<\/td><td>Beban ekstrem (pertambangan, lepas pantai, infrastruktur berat), ketahanan terhadap kelelahan akibat benturan.<\/td><td>Berat dan mahal<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption class=\"wp-element-caption\">Tabel Perbandingan Jenis-Jenis Belenggu Derek Atas Berdasarkan Bentuk Badan<br><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Belenggu dapat dihubungkan langsung dengan kait pengangkat yang sesuai dengan GB\/T 24812 (kait mata tempa) dan GB\/T 24813 (kait clevis tempa).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Aturan lapangan:<\/strong> Saat menghubungkan dua sling ke satu kait derek, selalu gunakan belenggu busur. Sling masuk ke dalam badan belenggu, kait terhubung ke pin. Jaga agar sudut yang terbentuk antara sling di bawah 120\u00b0 \u2014 jika lebih lebar dari itu, beban pada setiap kaki akan berlipat ganda secara dramatis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-shackle-types-by-pin-configuration\">2. Jenis-Jenis Belenggu Berdasarkan Konfigurasi Pin<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th>Tipe<\/th><th>Kode<\/th><th>Mekanisme<\/th><th>Kasus Penggunaan<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>Tipe Baut<\/strong><\/td><td>Kami<\/td><td>Pin berulir dengan kerah dan pijakan; memerlukan pengencangan dengan kunci pas.<\/td><td>Sambungan permanen atau semi-permanen, persyaratan keselamatan tinggi.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Tipe Pasak<\/strong><\/td><td>X<\/td><td>Baut segi enam + mur segi enam + pin belah<\/td><td>Penggunaan umum, inspeksi lebih mudah.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Tipe Sekrup<\/strong><\/td><td>Y<\/td><td>Sekrup kepala rata + berlubang<\/td><td>Ringan, kurang umum<\/td><\/tr><tr><td><strong>Kebiasaan<\/strong><\/td><td>Z<\/td><td>Desain khusus pabrikan<\/td><td>Hanya untuk aplikasi khusus<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption class=\"wp-element-caption\">Tabel Perbandingan Jenis-Jenis Belenggu Berdasarkan Pin<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk pengangkatan kritis atau instalasi jangka panjang, pin tipe baut (W) direkomendasikan. Tambahan waktu 30 detik untuk pengencangan merupakan jaminan yang murah. Untuk pemasangan permanen atau aplikasi di mana keamanan pin sangat penting, pin tipe X dengan mur dan pin belah memberikan koneksi yang paling aman.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"3-how-to-read-an-overhead-crane-shackle-designation\">3. Cara Membaca Penamaan Belenggu Derek Atas<\/h2>\n\n\n\n<p>Belenggu GB\/T 25854 \u2013 6 \u2013 DW20<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>6<\/strong> \u2014 Kelas 6 (juga tersedia: Kelas 4, Kelas 8 sesuai GB\/T 25854-2010)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>D<\/strong> \u2014 Badan Dee (B = Badan busur)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kami<\/strong> \u2014 Pin berulir dengan kerah dan pijakan (X = baut segi enam + mur + pin belah; Y = sekrup rata + sekrup berlubang; Z = spesifik pabrikan)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>20<\/strong> \u2014 WLL = 20 ton<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>WLL (Batas Beban Kerja)<\/strong> adalah massa maksimum yang dapat ditopang oleh belenggu dalam kondisi operasi umum. Ini berbeda dari <strong>WL (Beban Kerja)<\/strong>, yang merupakan massa maksimum dalam kondisi operasi TERTENTU \u2014 dengan memperhitungkan beban samping, suhu, efek dinamis, dan faktor spesifik aplikasi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"4-marking-requirements\">4. Persyaratan Penilaian<\/h2>\n\n\n\n<p>Setiap belenggu harus memiliki tanda permanen dan mudah dibaca yang diterapkan dengan metode yang tidak merusak sifat mekanisnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tanda minimal pada badan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>Merek dagang atau pengenal produsen<\/li>\n\n\n\n<li>Kode tingkatan (4 \/ 6 \/ 8 menurut GB\/T 25854; 6 \/ 8 \/ 10 menurut ISO 2415:2022)<\/li>\n\n\n\n<li>WLL (format: WLL 10 t)<\/li>\n\n\n\n<li>Kode ketertelusuran (identifikasi batch\/lot)<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Tanda pin:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Pin berdiameter \u2265 13 mm: kode kelas + tanda pabrikan<\/li>\n\n\n\n<li>Pin dengan diameter &lt; 13 mm: kode kelas minimum<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jika Anda tidak dapat membaca tanda-tandanya, jangan gunakan belenggu tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"5-the-11-overhead-crane-shackle-safety-rules-iso-2415-2022-annex-b\">5. 11 Aturan Keselamatan Belenggu Derek Atas \u2014 ISO 2415:2022 Lampiran B<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1919\" height=\"820\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/2The-11-Safety-Rules-for-Overhead-Crane-Shackles.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-11850\" srcset=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/2The-11-Safety-Rules-for-Overhead-Crane-Shackles.jpg 1919w, https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/2The-11-Safety-Rules-for-Overhead-Crane-Shackles-1536x656.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 1919px) 100vw, 1919px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"rule-1-pre-use-inspection\">Aturan 1 \u2014 Inspeksi Sebelum Penggunaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum setiap pengangkatan, verifikasi:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Badan dan pin tersebut dapat diidentifikasi memiliki ukuran, model, dan produsen yang sama.<\/li>\n\n\n\n<li>Semua tanda dapat dibaca dengan jelas.<\/li>\n\n\n\n<li>Ulir pin dan bodi tidak rusak.<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak ada deformasi yang terlihat pada bodi atau pin.<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak ada keausan yang signifikan<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak ada goresan, lekukan, retakan, atau korosi pada bodi atau pin.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"rule-2-never-mix-pins-and-bodies\">Aturan 2 \u2014 Jangan Pernah Mencampur Pin dan Tubuh<\/h3>\n\n\n\n<p>Pin hanya boleh diganti dengan pin yang berukuran sama dan, minimal, model dan pabrikan yang sama. Pin yang tidak sesuai mungkin dapat dipasang dengan lancar tetapi akan gagal saat menahan beban.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"rule-3-avoid-side-loading\">Aturan 3 \u2014 Hindari Pemuatan Samping<\/h3>\n\n\n\n<p>Posisikan lubang pengangkat sehingga belenggu terbebani sejajar. Pembebanan dari samping akan mengurangi kapasitas secara drastis.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1022\" height=\"676\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/3Position-lifting-eyes-so-the-shackle-is-loaded-in-line.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-11851\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika pembebanan samping tidak dapat dihindari, turunkan WLL sesuai dengan tabel pengurangan dalam standar.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1889\" height=\"833\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/4table-of-Working-Load-Limit-WLL-Angular-Reduction-Factor.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-11857\" srcset=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/4table-of-Working-Load-Limit-WLL-Angular-Reduction-Factor.png 1889w, https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/4table-of-Working-Load-Limit-WLL-Angular-Reduction-Factor-1536x677.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1889px) 100vw, 1889px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"rule-4-two-leg-sling-connections-bow-shackle-only\">Aturan 4 \u2014 Sambungan Sling Dua Kaki: Hanya Belenggu Busur<\/h3>\n\n\n\n<p>Saat menghubungkan dua tali pengangkat ke satu kait derek, gunakan belenggu busur. Tali pengangkat masuk ke dalam badan belenggu, kait terhubung ke pin. Sudut yang terbentuk antara tali pengangkat tidak boleh melebihi 120\u00b0.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1080\" height=\"376\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/5Two-Leg-Sling-Connections.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-11852\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"rule-5-use-spacer-washers-not-welded-spacers\">Aturan 5 \u2014 Gunakan Ring Pengatur Jarak, Bukan Pengatur Jarak yang Dilas<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk memusatkan belenggu pada lubang pengangkat, gunakan ring pengatur jarak yang longgar pada pin. Jangan pernah mengelas ring atau pelat ke lubang untuk mengurangi lebar rahang \u2014 ini mengubah jalur beban dan mengurangi kinerja penahan beban belenggu.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"994\" height=\"622\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6Use-Spacer-Washers-Not-Welded-Spacers.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-11853\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"rule-6-prevent-pin-rotation-under-load\">Aturan 6 \u2014 Mencegah Rotasi Pin di Bawah Beban<\/h3>\n\n\n\n<p>Hindari penggunaan pada aplikasi di mana pergerakan beban atau gerakan tali dapat menyebabkan pin berputar dan terlepas. Pada pin tipe baut, begitu pin mulai terlepas akibat beban siklik, kegagalan hanya masalah waktu.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1069\" height=\"543\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/7Prevent-Pin-Rotation-Under-Load.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-11854\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"rule-7-avoid-unstable-load-configurations\">Aturan 7 \u2014 Hindari Konfigurasi Beban yang Tidak Stabil<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika beban dapat bergeser, miring, atau berputar selama pengangkatan, belenggu dapat mengalami momen lentur yang tidak terduga. Pasang belenggu sedemikian rupa sehingga beban stabil dan belenggu hanya mengalami tegangan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1080\" height=\"492\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/8Avoid-Unstable-Load-Configurations.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-11855\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"rule-8-use-x-type-pins-for-critical-installations\">Aturan 8 \u2014 Gunakan Pin Tipe X untuk Instalasi Kritis<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk pemasangan permanen atau aplikasi di mana keamanan pin sangat penting (platform gantung, pengangkatan jangka panjang), pin tipe X dengan baut segi enam, mur, dan pin belah memberikan sambungan yang paling aman.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"rule-9-temperature-derating\">Aturan 9 \u2014 Penurunan Daya Akibat Suhu<\/h3>\n\n\n\n<p>Belenggu kehilangan kekuatan pada suhu tinggi. Terapkan pengurangan WLL berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th>Kisaran Suhu<\/th><th>WLL<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>-20\u00b0C hingga 200\u00b0C<\/td><td>100% dari WLL terukur<\/td><\/tr><tr><td>200\u00b0C hingga 300\u00b0C<\/td><td>90% dari WLL terukur<\/td><\/tr><tr><td>300\u00b0C hingga 400\u00b0C<\/td><td>75% dari WLL terukur<\/td><\/tr><tr><td>Di atas 400\u00b0C<\/td><td><strong>Jangan digunakan<\/strong><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption class=\"wp-element-caption\">Tabel Perbandingan Penurunan Berat Badan Berdasarkan Suhu vs. WLL<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk suhu di luar ruangan antara -20\u00b0C hingga 400\u00b0C, konsultasikan dengan produsen.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"rule-10-chemical-exposure\">Aturan 10 \u2014 Paparan Bahan Kimia<\/h3>\n\n\n\n<p>Jangan pernah merendam belenggu dalam larutan asam atau memaparkannya pada uap asam atau bahan kimia lainnya tanpa persetujuan pabrikan. Bahkan korosi atmosfer di pabrik kimia dapat menyebabkan kerapuhan hidrogen pada baja paduan berkekuatan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"rule-11-periodic-inspection-6-month-maximum\">Peraturan 11 \u2014 Inspeksi Berkala (Maksimal 6 Bulan)<\/h3>\n\n\n\n<p>Semua belenggu yang digunakan harus menjalani inspeksi berkala menyeluruh oleh orang yang kompeten. Jangka waktu inspeksi bergantung pada frekuensi penggunaan dan tingkat keparahan lingkungan, tetapi tidak boleh melebihi enam bulan. Belenggu apa pun yang menunjukkan tanda yang tidak terbaca, deformasi yang terlihat, kerusakan ulir, keausan yang melebihi 10% dari penampang asli, retak, atau korosi harus segera dikeluarkan dari penggunaan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"standards-referenced-query-of-chinese-crane-standards\">Standar yang Dirujuk<strong>(<a href=\"https:\/\/openstd.samr.gov.cn\/bzgk\/std\/std_list?p.p1=0&amp;p.p90=circulation_date&amp;p.p91=desc&amp;p.p2=%E8%B5%B7%E9%87%8D%E6%9C%BA\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pertanyaan tentang Standar Derek Cina<\/a>):<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>ISO 2415:2022<\/strong> \u2014 Belenggu tempa untuk keperluan pengangkatan umum \u2014 Belenggu Dee dan belenggu busur (standar internasional saat ini; sistem tingkatan 6\/8\/10, peraturan keselamatan Lampiran B)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>GB\/T 25854-2010<\/strong> \u2014 Belenggu, Dee dan Bow, untuk Keperluan Pengangkatan Umum (IDT ISO 2415:2004; sistem tingkatan 4\/6\/8; saat ini berlaku di Tiongkok)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>GB\/T 24812<\/strong> \u2014 Kait Angkat Baja Tempa dengan Lubang<\/li>\n\n\n\n<li><strong>GB\/T 24813<\/strong> \u2014 Kait Pengangkat Baja Tempa dengan Clevis<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Catatan sumber:<\/strong> Jika pemasok Anda menyebutkan GB\/T 25854-2010, belenggu tersebut dibuat sesuai dengan versi ISO 2004 dengan tingkatan 4\/6\/8. Jika mereka mengklaim kepatuhan ISO 2415:2022, harapkan sistem tingkatan 6\/8\/10 yang diperbarui dan aturan keselamatan Lampiran B. Verifikasi standar mana yang berlaku sebelum pengadaan.<\/p>\n<\/blockquote>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Belenggu adalah titik penghubung paling umum dalam setiap rakitan pengangkat derek di atas kepala \u2014 menghubungkan tali kawat ke sling, sling ke balok penyebar, dan balok penyebar ke kait derek. Saat setiap sambungan...","protected":false},"featured_media":11868,"parent":0,"menu_order":0,"template":"single-SEO-Table.php","posts_category":[189],"posts_tag":[810,809,806,805,812,807,121,808,804,811],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/xmxposts\/11856"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/xmxposts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/posts"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/xmxposts\/11856\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11872,"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/xmxposts\/11856\/revisions\/11872"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11868"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11856"}],"wp:term":[{"taxonomy":"posts_category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts_category?post=11856"},{"taxonomy":"posts_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts_tag?post=11856"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}