{"id":4936,"date":"2023-10-14T08:19:34","date_gmt":"2023-10-14T08:19:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/?post_type=posts&#038;p=4936"},"modified":"2024-09-24T06:36:58","modified_gmt":"2024-09-24T06:36:58","slug":"importance-compliance-ensuring-crane-wheel-selection-aligns-chinese-standards","status":"publish","type":"posts","link":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/posts\/importance-compliance-ensuring-crane-wheel-selection-aligns-chinese-standards\/","title":{"rendered":"Pentingnya Kepatuhan: Memastikan Perhitungan Roda Derek Sesuai dengan Standar Tiongkok"},"content":{"rendered":"<div class=\"blog_content\">\n<div class=\"content_inp\">\n\n<span>Crane merupakan mesin teknik yang penting untuk penanganan material, bidang penerapannya cukup luas. Melibatkan produksi dan kehidupan manusia, perusahaan industri dan pertambangan, konstruksi pertahanan nasional, kedirgantaraan, dan banyak aspek lainnya. <a href=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/crane-parts\/crane-traveling-wheels.html\/\">Roda derek<\/a> sebagai mekanisme berjalannya dalam implementasi elemen, adalah untuk memikul beban kerja peralatan dan mewujudkan komponen kunci dari penanganan material. Oleh karena itu, perhitungan dan pemilihan roda crane sangat penting untuk menjamin stabilitas dan keamanan alat berat.<\/span>\n\n<span>Dalam tulisan ini akan dijelaskan cara menentukan diameter kerja roda crane melalui perhitungan dan memverifikasi apakah daya dukung beban roda memenuhi persyaratan penggunaan dan elemen lainnya. Parameter utama dan rumus penghitungan dibahas dalam artikel untuk membantu Anda membuat penghitungan dan pemilihan yang benar dalam proyek sebenarnya.<\/span>\n\nDesain, pemilihan dan produksi wheelset harus memenuhi persyaratan standar nasional yang relevan:\n<ol>\n \t<li>GB\/T3811-2008 \u300aKode Desain Derek\u300b;<\/li>\n \t<li>JB\/T6392-2008 \u300aRoda Derek\u300b;<\/li>\n \t<li>\u00a0YB\/T5055-1993 \u300aRel Derek\u300b;<\/li>\n \t<li>GB2585-2007 \u300aRel Baja Canai Panas untuk Rel Kereta Api\u300b;<\/li>\n \t<li>GB\/T699-2015 \u300aBaja Struktural Karbon Berkualitas Tinggi\u300b;<\/li>\n \t<li>GB\/T11352-2009 \u300aSuku Cadang Baja Karbon Cor untuk Keperluan Teknik Umum\u300b;<\/li>\n \t<li>GB\/T1184-1996 \u300aToleransi Bentuk dan Posisi, Nilai Toleransi Tanpa Catatan\u300b;<\/li>\n \t<li>GB\/T1801-1999 \u300aBatas dan Kesesuaian Pemilihan Zona Toleransi dan Kesesuaian\u300b;<\/li>\n<\/ol>\n<h3><span>Berikut langkah detail perhitungan roda:<\/span><\/h3>\n<ol>\n \t<li>Kumpulkan data: Pertama, tentukan beban kerja roda derek, ukuran lintasan, bentuk kontak roda dan lintasan, tingkat kerja institusi, kecepatan berjalan, material roda, dll.<\/li>\n \t<li><span> Terapkan rumus: gunakan rumus, parameter ini disubstitusikan dengan benar ke dalam rumus.<\/span><\/li>\n \t<li>Hasil perhitungan: Berdasarkan data yang diberikan dan rumus, roda dihitung dan diverifikasi, dan apakah hasilnya memenuhi persyaratan diperoleh dari hasil perhitungan dan kondisi penilaian dalam rumus.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Rumus perhitungan roda:<\/h3>\nI. Penentuan beban perhitungan kelelahan roda :\n\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/formula1.gif\" alt=\"rumus\" width=\"230\" height=\"62\" class=\"alignnone size-full wp-image-4937\" \/>\n\n<span>Dalam rumusnya<\/span>\n\n<span>P<sub>C<\/sub><\/span> \u2014 perhitungan beban kelelahan roda (N);\n<span>P<sub>maks<\/sub><\/span> \u2014 tekanan roda maksimum selama operasi normal derek (N); P<sub>menit<\/sub> \u2014 tekanan roda minimum saat derek bekerja normal (N);\n\n<span>II.Perhitungan kekuatan kontak tapak roda:<\/span>\n\nGambar terlampir pada formulir kontak roda dan lintasan:\n\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/Wheel-and-track-contact-form-attached-figure.png\" alt=\"Gambar terlampir pada formulir kontak roda dan lintasan\" width=\"1706\" height=\"1169\" class=\"alignnone size-full wp-image-4938\" \/>\n\n1. Tekanan roda yang diizinkan untuk kontak garis: Pc\u2264K1\u00d7D\u00d7L\u00d7C1\u00d7C2 Dimana P<sub>C<\/sub> \u2014- perhitungan beban kelelahan roda (N); K<sub>1<\/sub> \u2014\u2013 konstanta tegangan kontak garis yang diizinkan terkait material (N\/mm2), dipilih sesuai Tabel 1; D \u2014\u2013 diameter roda (mm); L\u2014\u2014 panjang kontak efektif antara roda dan rel; C<sub>1<\/sub>\u2014\u2013 koefisien kecepatan, dipilih sesuai Tabel 2; C<sub>2<\/sub>\u2014\u2013 koefisien level kerja, dipilih sesuai Tabel 3; 2. Tekanan roda yang diizinkan untuk kontak titik:\n\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/formula2.gif\" alt=\"rumus\" width=\"219\" height=\"62\" class=\"alignnone size-full wp-image-4939\" \/>\n\nDimana P<sub>C<\/sub>\u2014- perhitungan beban kelelahan roda (N); K<sub>2<\/sub> \u2014\u2013 konstanta tegangan kontak titik yang diizinkan terkait material (N\/mm2), dipilih menurut Tabel 1; R \u2014\u2013 radius kelengkungan, ambil radius kelengkungan roda dan radius kelengkungan lintasan dalam nilai yang lebih besar (mm); M\u2014\u2014 rasio permukaan atas lintasan terhadap radius kelengkungan roda (r\/R), dipilih menurut Tabel 4; C<sub>1<\/sub>\u2014\u2013 koefisien kecepatan, dipilih sesuai Tabel 2; C<sub>2<\/sub>\u2014\u2013 koefisien tingkat kerja, dipilih sesuai Tabel 3; Jadwal koefisien yang dihitung:\n\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/Table1.png\" alt=\"Meja\" width=\"432\" height=\"140\" class=\"alignnone size-full wp-image-4941\" \/>\n\nCatatan: 1. \u03c3<sub>B<\/sub> adalah kekuatan tarik material (N\/mm<sup>2<\/sup>); 2. Roda baja umumnya harus diberi perlakuan panas, kekerasan tapak yang direkomendasikan untuk HB = 300 ~ 380, kedalaman lapisan pendinginan 15mm ~ 20mm, dalam menentukan nilai yang diizinkan, ambil \u03c3<sub>B<\/sub> ketika bahan tidak mengalami perlakuan panas; 3. Ketika bahan roda mengadopsi besi ulet;<sub>B<\/sub>.\u2265500N\/mm<sup>2<\/sup> materi, K<sub>1<\/sub>, K<sub>2<\/sub> nilai dipilih berdasarkan \u03c3<sub>B<\/sub>.=500N\/mm<sup>2<\/sup>.\n\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/Table2.png\" alt=\"Meja\" width=\"667\" height=\"252\" class=\"alignnone size-full wp-image-4942\" \/>\n\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/Table3.png\" alt=\"Meja\" width=\"493\" height=\"141\" class=\"alignnone size-full wp-image-4943\" \/>\n\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/Table4.png\" alt=\"Meja\" width=\"652\" height=\"62\" class=\"alignnone size-full wp-image-4944\" \/>\n\nCatatan: 1. Bila r\/R adalah nilai lain, maka nilai m dihitung dengan cara interpolasi; 2. r adalah nilai kecil jari-jari kelengkungan permukaan kontak. Perhitungan di atas dapat digunakan untuk memverifikasi roda dengan diameter yang ditetapkan, guna menentukan daya dukung maksimum roda yang efektif dan kewajaran dimensi (diameter roda, roda dan rel dengan dimensi, dsb.).\n\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/Table5.png\" alt=\"Meja\" width=\"1237\" height=\"255\" class=\"alignnone size-full wp-image-4945\" \/>\n\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/Table6.png\" alt=\"Meja\" width=\"1181\" height=\"1598\" class=\"alignnone size-full wp-image-4940\" \/>\n\nBagan terlampir seri set roda derek:\n\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.kscranegroup.com\/wp-content\/uploads\/Crane-wheel-set-series-attached-chart.png\" alt=\"Bagan terlampir seri set roda derek\" width=\"1547\" height=\"1037\" class=\"alignnone size-full wp-image-4946\" \/>\n<h3><span>Jenis khusus pemilihan roda derek<\/span><\/h3>\n<span>Derek tahan ledakan: metode perhitungan roda derek tahan ledakan seperti di atas. Seleksi, sesuai dengan tingkat ketahanan ledakan yang berbeda dapat memilih bentuk permukaan roda yang berbeda. Seperti ketika tingkat tahan ledakan \u2161 C, tapak roda dan bagian pelek tidak boleh digunakan karena benturan, gesekan dan penyalaan campuran gas yang dapat meledak dari paduan tembaga atau bahan lain yang diproduksi roda. Umumnya, bila tingkat tahan ledakan lebih rendah dari \u2161C, permukaan roda tidak boleh dirawat secara khusus.<\/span>\n\n<span>\u00a0<\/span>\n<h3><span>Catatan penting<\/span><\/h3>\n<span>Harap perhatikan hal-hal penting berikut saat melakukan perhitungan pemilihan roda:<\/span>\n<ul>\n \t<li><span>Jenis roda: Jenis roda yang berbeda memiliki karakteristik kinerja yang berbeda, jadi pastikan untuk menggunakan parameter jenis roda yang benar untuk perhitungan.<\/span><\/li>\n \t<li>Persyaratan proyek: Tergantung pada persyaratan spesifik proyek dan kondisi tanah, diameter roda derek mungkin perlu disesuaikan. Diameter roda yang terlalu kecil dapat menyebabkan mesin menjadi tidak stabil, sedangkan diameter yang terlalu besar dapat menambah tinggi mesin dan membatasi jangkauan penggunaannya.<\/li>\n \t<li>Konsultasi profesional: Jika Anda tidak yakin bagaimana cara mendapatkan parameter yang benar atau cara melakukan penghitungan, konsultasikan dengan insinyur atau pabrikan profesional yang dapat memberikan informasi terperinci tentang derek khusus Anda.<\/li>\n<\/ul>\nKesimpulannya, perhitungan kalibrasi untuk roda derek merupakan langkah penting dalam memastikan pengoperasian alat berat Anda secara aman dan efisien selama pengoperasian. Dengan memahami parameter utama dan menerapkan rumus dengan benar, Anda dapat secara efektif menentukan informasi penting seperti diameter roda dan profil beban roda yang sesuai untuk crane Anda, sehingga meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasi teknik Anda.\n\n<\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Crane merupakan mesin teknik penting untuk penanganan material, area penerapannya cukup luas. Melibatkan produksi dan kehidupan rakyat, perusahaan industri dan pertambangan, pembangunan pertahanan negara, dirgantara dan banyak aspek lainnya. Roda derek sebagai mekanisme berjalannya dalam pelaksanaan elemen-elemen tersebut, berfungsi untuk memikul beban kerja peralatan dan mewujudkan [\u2026]","protected":false},"featured_media":4806,"parent":0,"menu_order":0,"template":"single-blog.php","posts_category":[189],"posts_tag":[62],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/xmxposts\/4936"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/xmxposts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/posts"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/xmxposts\/4936\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6121,"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/xmxposts\/4936\/revisions\/6121"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4806"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4936"}],"wp:term":[{"taxonomy":"posts_category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts_category?post=4936"},{"taxonomy":"posts_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kscranegroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts_tag?post=4936"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}